Program Studi Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) bekerja sama dengan RS Ngoerah dan PAPDI Cabang Bali sukses menggelar pelatihan bertajuk EMERALD (Emergencies of Internal Medicine) 2026. Kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi, kesiapsiagaan, serta keterampilan klinis para tenaga medis dalam menangani berbagai kasus kegawatdaruratan di bidang penyakit dalam yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.
Rangkaian acara EMERALD 2026 dilaksanakan secara blended learning selama tiga hari, yaitu dari tanggal 12 hingga 14 Juni 2026. Pembelajaran secara online dilaksanakan pada dua hari pertama (12โ13 Juni 2026) melalui sesi pemaparan materi serta diskusi interaktif, disusul dengan sesi offline atau hands-on workshop pada hari ketiga (14 Juni 2026) untuk melatih keterampilan praktis peserta secara langsung.
Sesi pemaparan materi online menghadirkan jajaran pakar dan konsultan penyakit dalam yang membawakan topik-topik krusial. Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan materi komprehensif mulai dari penanganan ARDS dan pneumonia berat, perdarahan saluran cerna (variceal & non-variceal bleeding), kegawatdaruratan endokrin, SLE derajat berat, hingga penatalaksanaan anafilaksis dan alergi obat. Hari kedua dilanjutkan dengan pembahasan update manajemen sepsis, gangguan ginjal akut (AKI), gangguan asam basa/elektrolit, trombosis, sindrom delirium akut, serta pendekatan klinis nyeri kanker pada kondisi darurat.
Puncak kegiatan pada hari ketiga berlangsung sangat interaktif melalui sesi hands-on workshop secara offline. Dalam sesi praktikum ini, para peserta mendapatkan pelatihan langsung (hands-on) mengenai triage dan penanganan awal kegawatdaruratan medis bersama Dr. dr. I Gusti Putu Suka Aryana, SpPD, K-Ger, FINASIM; manajemen jalan napas dan prosedur intubasi yang dipandu oleh dr. Putu Andrika, SpPD, K-IC, K-P; serta teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) oleh dr. I Made Siswadi Semadi, M.Biomed., SpPD, K-EMD, FINASIM.
Acara yang telah terakreditasi SKP Kemenkes ini mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi, dengan kuota peserta yang dibuat terbatas hanya untuk 30 orang demi menjaga kualitas serta intensitas pelatihan praktis. Melalui penyelenggaraan EMERALD 2026, FK Unud dan RS Ngoerah berharap para dokter dan tenaga kesehatan dapat terus memperbarui pengetahuan medisnya sehingga mampu memberikan pelayanan kegawatdaruratan terbaik dan berstandar tinggi bagi masyarakat.

Leave a Reply