DENPASAR – Program Studi Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) bekerjasama dengan RS Ngoerah menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Kegiatan berlangsung selama lima hari, yakni pada tanggal 20–24 Mei 2026, bertempat di lingkungan Kampus FK Unud Denpasar, RSUP Prof. Ngoerah, serta Rumah Sakit Jejaring Pendidikan. Kegiatan akreditasi ini merupakan proses evaluasi berkala untuk memastikan mutu, standar kurikulum, tata kelola sarana prasarana, serta kualitas lulusan dokter spesialis di FK Unud tetap berada pada level tertinggi sesuai kriteria nasional. Dalam asesmen kali ini, LAM-PTKes menugaskan tiga pakar/asesor senior di bidang Ilmu Penyakit Dalam:
Prof. dr. Aida Lydia Sutranto, PhD, Sp.PD-KGH, FINASIM
Dr. dr. Sudirman Katu, Sp.PD-KPTI, FINASIM
Dr. dr. Irza Wahid, Sp.PD-KHOM, FINASIM
Rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan di Auditorium Utama yang dihadiri oleh pimpinan Universitas Udayana, Dekanat FK Unud, pimpinan RS Ngoerah, Pengurus/Kolegium, Ketua Program Studi, para Kepala Divisi, staf dosen pengajar, tenaga kependidikan, serta perwakilan residen (peserta didik). Acara dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh jajaran rektorat dan dekanat sebagai simbol dimulainya proses evaluasi lapangan. Dalam sambutan pembukaannya, pimpinan fakultas menyampaikan bahwa akreditasi bukan sekadar ajang penilaian administratif, melainkan cermin refleksi diri untuk perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement) demi menghasilkan dokter spesialis yang handal dan beretika.
Setelah seremonial pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemaparan struktur organisasi, profil 11 divisi di bawah naungan Prodi Penyakit Dalam, pencapaian tri dharma perguruan tinggi, serta presentasi visi-misi prodi oleh Koordinator Program Studi.
Evaluasi Dokumen dan Peninjauan Sarana Pembelajaran
Selama pelaksanaan asesmen, tim asesor membagi tugas untuk melakukan pemeriksaan silang (cross-check) antara dokumen borang evaluasi diri yang telah dikirimkan dengan realita di lapangan. Beberapa fokus peninjauan meliputi: Tinjauan Dokumen Kinerja Prodi: Asesor memeriksa berkas pelaporan, kurikulum pembelajaran, modul kelimuan, laporan keuangan, hingga borang penjaminan mutu internal (SPMI). Evaluasi Pembelajaran Klinis (Morning Report & Presentasi Kasus): Tim asesor meninjau secara langsung pelaksanaan Morning Report dan presentasi ilmiah yang dibawakan oleh para residen. Dalam sesi ini, asesor memberikan masukan terkait clinical reasoning, tata laksana kasus sulit, serta integrasi evidence-based medicine dalam diskusi kasus harian.
Audit Sarana dan Ruang Diskusi: Peninjauan sarana fisik meliputi ruang perpustakaan, ruang kuliah, laboratorium, ruang jaga residen, hingga fasilitas pendukung berbasis digital.
Guna memastikan pengalaman klinis para residen terdistribusi dengan baik, tim asesor juga melakukan peninjauan lapangan (site visit) ke wahana pendidikan utama dan jejaring, di antaranya:
RSUP Prof. Ngoerah: Peninjauan fasilitas perawatan rujukan utama, ruang rawat inap, dan pusat pelayanan terpadu.
RSUD Jejaring / Poliklinik Geriatri & Rawat Jalan: Asesor meninjau alur pelayanan di poliklinik spesialis, proses pembimbingan oleh dosen pendamping klinis (clinical teacher), serta kelengkapan sarana edukasi bagi pasien.
Sesi Wawancara Pemangku Kepentingan (Stakeholders)
Sebagai bagian dari konfirmasi kualitatif, tim asesor menggelar sesi diskusi interaktif dan wawancara terpisah dengan berbagai elemen civitas akademika:
Sesi Dosen Pengajar: Membahas rasio dosen-mahasiswa, beban kerja akademik, kegiatan penelitian, serta publikasi jurnal nasional/internasional.
Sesi Residen: Menggali masukan terkait kenyamanan atmosfer akademik, ketercapaian target kompetensi stase, sistem bimbingan, hingga kesejahteraan mahasiswa.
Sesi Tenaga Kependidikan & Rumah Sakit: Menilai dukungan administratif, tata kelola berkas, dan sinergi antara pihak fakultas dengan manajemen rumah sakit.
Seluruh rangkaian asesmen diakhiri dengan sesi exit meeting, di mana tim asesor memberikan ulasan awal mengenai temuan positif serta rekomendasi perbaikan untuk masa mendatang. Acara ditutup dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Asesmen Lapangan dari Tim Asesor LAM-PTKes kepada Dekan FK Unud dan Koorprodi Penyakit Dalam, diakhiri dengan foto bersama seluruh Panitia dan Civitas Akademika. Melalui kegiatan akreditasi ini, Program Studi Spesialis Penyakit Dalam FK Unud / RSUP Prof. Ngoerah berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kesehatan, memperkuat fasilitas pembelajaran, dan melahirkan lulusan Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang berkualitas tinggi, berdaya saing, serta siap melayani masyarakat di seluruh Indonesia.


Leave a Reply