Prestasi Hibah Penelitian Program Studi Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Tahun 2026

Program Studi Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui berbagai capaian hibah penelitian tahun 2026. Beragam topik penelitian yang berhasil memperoleh pendanaan mencerminkan semangat inovasi para staf pengajar dan dokter spesialis penyakit dalam dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat, mulai dari penyakit metabolik, hepatologi, onkologi, hingga pendekatan promotif dan preventif berbasis komunitas.

Pada skema Hibah Unggulan Program Studi (HUPS), dr. Putu Gizha Satrya Gautama M, SpPD meneliti pengaruh ekstrak kunyit (Curcuma longa) terhadap gambaran histopatologi hati dan pembuluh darah pada tikus Wistar dengan diet tinggi lemak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah terkait potensi bahan herbal dalam pencegahan komplikasi metabolik dan kardiovaskular.

Masih dalam skema yang sama, dr. Pande Ketut Kurniari, SpPD, K-R, FINASIM mengangkat penelitian mengenai hubungan profil antropometri terhadap kapasitas fungsional penderita osteoarthritis lutut pada pekerja wisata di Desa Bongkasa. Kajian ini menyoroti pentingnya faktor status tubuh dan aktivitas kerja terhadap kualitas hidup masyarakat produktif di sektor pariwisata.

Di bidang hematologi-onkologi, Dr. dr. Ni Made Renny Anggreni Rena, SpPD, K-HOM, FINASIM melakukan penelitian terkait peran status gizi berdasarkan skor CONUT dan Prognostic Nutritional Index dalam memprediksi respons kemoterapi pada penderita Non-Hodgkin Limfoma di RS Ngoerah. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pendekatan individualisasi terapi berbasis kondisi nutrisi pasien.

Sementara itu, dr. Dwijo Anargha Sindhugosa, SpPD meneliti pengaruh ekstrak kayu manis (Cinnamomum burmannii) terhadap marker inflamasi dan gambaran histopatologi pada model tikus Wistar dengan acetaminophen-induced liver injury. Penelitian ini menjadi bagian dari pengembangan terapi adjuvan berbasis bahan alam untuk penyakit hati.

Pendekatan holistik juga menjadi perhatian dalam penelitian dr. Dian Pritasari Jeger, SpPD, K-PPM melalui kajian efektivitas HITA-TBH (Harmony Integrated Tantra-Based Hypnotherapy) terhadap suasana hati pasien lupus eritematosus sistemik. Penelitian ini menyoroti pentingnya kesehatan mental dan kualitas hidup pasien penyakit autoimun kronis.

Pada skema Hibah Penelitian Fundamental (HPF) 2026, Dr. dr. I Made Pande Dwipayana, SpPD, K-EMD, FINASIM meneliti korelasi kadar vaspin serum dengan nilai ankle-brachial index (ABI) pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi kaki diabetes. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan biomarker risiko vaskular pada diabetes.

Selain itu, Dr. dr. I Ketut Mariadi, SpPD, K-GEH, FACG, FINASIM mengembangkan penelitian mengenai analisis kesintasan tiga tahun pasien sirosis hati dan pemodelan prognostik jangka panjang berbasis machine learning. Penelitian ini menjadi langkah maju dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk prediksi luaran klinis pasien penyakit hati kronis.

Tidak hanya dalam bidang penelitian, capaian akademik juga ditunjukkan melalui program Insentif Buku (IBU) 2026 oleh Dr. dr. Made Ratna Saraswati, SpPD, K-EMD, MARS, FINASIM dengan karya berjudul โ€œGLP-1, Insulin, dan Determinan Genetik Diabetes Melitus Tipe 2: Perspektif Molekuler dari Polimorfisme Gen TCF7L2โ€. Buku ini diharapkan menjadi referensi ilmiah dalam memahami mekanisme molekuler diabetes melitus tipe 2.

Di bidang pengabdian kepada masyarakat, Dr. dr. I Ketut Mariadi, SpPD, K-GEH, FACG, FINASIM juga memperoleh Hibah Program Udayana Mengabdi (PUM) 2026 melalui program peningkatan literasi kesehatan masyarakat tentang kanker kolorektal melalui penyuluhan berbasis komunitas. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan pencegahan kanker kolorektal.

Berbagai capaian hibah ini menunjukkan dedikasi dan produktivitas sivitas akademika Program Studi Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dalam mengembangkan penelitian yang inovatif, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat luas. Diharapkan hasil-hasil penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu kedokteran, pelayanan kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *