Bali Endocrine Update (BEU) XXIII 2026: The New Era of Metabolic Health

Perkembangan pesat di bidang endokrinologi menuntut para tenaga medis untuk terus beradaptasi, memperbarui kompetensi, serta mengintegrasikan pendekatan berbasis bukti dalam praktik klinis sehari-hari. Seiring meningkatnya kompleksitas kasus diabetes, gangguan tiroid, obesitas, dan penyakit metabolik multifaktorial, diperlukan forum ilmiah yang mampu menghadirkan pembelajaran komprehensif sekaligus ruang diskusi antarprofesional kesehatan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bali Endocrine Update (BEU) XXIII โ€“ 2026 kembali hadir dengan tema utama:
โ€œThe New Era of Metabolic Health: Beyond Comprehensive Endocrine Careโ€
Kegiatan ilmiah ini dirancang sebagai wadah pembaruan ilmu dan keterampilan bagi para dokter, dokter spesialis, mahasiswa kedokteran, internship, serta tenaga medis yang memiliki perhatian terhadap bidang endokrinologi dan kesehatan metabolik.
Rangkaian Kegiatan
BEU XXIII โ€“ 2026 menghadirkan berbagai agenda ilmiah yang mencakup pembelajaran teoritis, praktik langsung, hingga kompetisi akademik. Beberapa kegiatan utama yang akan diselenggarakan antara lain:
Workshop Hands-On
Workshop diadakan pada hari Jumat, 24 April 2026 di Gedung Angsoka Lantai 4 RS Prof. dr. I. G. N. G. Ngoerah. Kegiatan ini memberikan pendalaman mengenai interpretasi teknologi diabetes terkini. Peserta akan memperoleh pengalaman pembelajaran praktis yang relevan dengan perkembangan terbaru dalam pemantauan dan tata laksana diabetes.
Simposium Ilmiah
Kegiatan Simposium diadakan pada tanggal 25-26 April 2026, dimana menghadirkan pembaruan terkini mengenai tata laksana diabetes, gangguan tiroid, serta penyakit metabolik multifaktorial. Sesi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta terhadap pendekatan klinis yang lebih presisi, komprehensif, dan berbasis bukti.
Bali Endocrine Update XXIII โ€“ 2026 menjadi kesempatan penting bagi para sejawat untuk memperluas wawasan, memperbarui pengetahuan klinis, berbagi pengalaman, serta membangun jejaring profesional dalam forum ilmiah bergengsi.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *