Pelatihan USG Abdomen Dasar bagi Residen Penyakit Dalam oleh PUSKI Jakarta

Dalam upaya meningkatkan kompetensi klinis dan keterampilan diagnostik berbasis ultrasonografi, PUSKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Ultrasonografi (USG) Abdomen Dasar bagi para residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7-8 Maret 2026 di Ruang Pertemuan Prof. Dr. R.M. Moerdowo, SpPD, FRSA, Departemen Penyakit Dalam, RS Ngoerah, Denpasar, dengan melibatkan para peserta dari kalangan residen penyakit dalam.

Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Dr. dr. I Ketut Mariadi, Sp.PD, K-GEH, FINASIM selaku Koordinator Program Studi Penyakit Dalam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya penguasaan keterampilan ultrasonografi sebagai bagian dari praktik klinis modern di bidang penyakit dalam. USG merupakan salah satu modalitas diagnostik yang bersifat non-invasif, mudah diakses, serta mampu memberikan informasi klinis secara cepat dan akurat dalam berbagai kondisi penyakit.

Pelatihan ini dirancang dalam dua bentuk kegiatan utama, yaitu sesi pemberian materi (lectures) dan sesi praktik langsung (hands-on training). Pada sesi pemaparan materi, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai prinsip dasar ultrasonografi, pengenalan anatomi abdomen melalui USG, teknik dasar scanning, serta interpretasi temuan ultrasonografi pada organ-organ abdomen seperti hati, kandung empedu, pankreas, ginjal, dan limpa.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan hands-on training, di mana para peserta berkesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik pemeriksaan USG abdomen dasar menggunakan perangkat ultrasonografi. Dalam sesi ini, peserta dibimbing oleh instruktur berpengalaman untuk memahami posisi probe, teknik scanning yang sistematis, serta cara mengidentifikasi struktur anatomi normal pada pemeriksaan USG abdomen.

Sesi praktik ini menjadi bagian penting dari pelatihan, karena memberikan kesempatan bagi para residen untuk mengintegrasikan pengetahuan teori dengan keterampilan praktis di lapangan. Dengan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam melakukan pemeriksaan USG sebagai bagian dari evaluasi klinis pasien sehari-hari.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan para residen penyakit dalam dapat semakin terampil dalam menggunakan ultrasonografi sebagai alat bantu diagnostik di lingkungan klinis. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi akademik antara PUSKI Jakarta dengan Program Studi Ilmu Penyakit Dalam FK Universitas Udayana/RSUP Prof. Ngoerah dalam mendukung pengembangan kompetensi dokter spesialis di masa mendatang.

Pelatihan USG abdomen dasar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kemampuan point-of-care ultrasound (POCUS) bagi para residen, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada pasien.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *