World Diabetes Day 2023

Bertepatan dengan hari lahir Sir Frederic Banting sebagai orang yang berjasa menemukan insulin yang hingga kini menjadi lini terapi utama bagi penderita Diabetes Melitus (DM), pada tanggal 14 November, dunia kembali memperingati World Diabetes Day (WDD). Sejalan dengan hal tersebut, Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana / RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah turut mengadakan rangkaian acara WDD 2023 pada tanggal 20 November dan 24 November 2023. WDD tahun ini mengangkat tema “Access to Diabetes Care, Focus on Empowerment of Global Health”, dengan harapan bahwa seluruh tenaga Kesehatan dari semua jenjang fasilitas kesehatan memiliki kesadaran mengenai DM dan komplikasinya. 

Kegiatan didahului oleh acara syuting Youtube NGUSIK dengan PKRS pada hari Senin (20/11/2023) yang disampaikan oleh dr. I Made Siswadi Semadi, M. Biomed., SpPD, K- EMD, FINASIM  sebagai pemateri dan dr. Theodore Dharma sebagai moderator. Kemudian, pada hari Jumat (24/11/2023), dilaksanakan rangkaian kegiatan puncak dari WDD 2023.

Acara dimulai pada pukul 07.00 di Lapangan Parkir Gedung Angsoka, dengan sambutan oleh Dr. dr. Made Pande Dwipayana, SpPD, K-EMD, FINASIM selaku ketua panitia, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes selaku Dekan FK UNUD, dan dr. I Wayan Sudana, M,Kes, yang kemudian diikuti oleh pelepasan burung merpati. Acara kemudian dilanjutkan dengan senam diabetes dan pemeriksaan gula darah gratis. Pukul 09.00-11.00, dilaksanakan talkshow dengan tema “Perawatan Kaki dan Pengaturan Pola Diet pada Penyandang Diabetes Melitus” yang bertempat di Ruang Aula Werkudara. Talkshow ini dibawakan oleh Dr. dr. I Made Pande Dwipayana, SpPD, K-EMD, FINASIM dan dr. Syuma Adhy Awan, M. Kes, Sp. GK selaku pemateri, serta dr. Ida Bagus Aditya Nugraha, M.Biomed., SpPD, FINASIM selaku moderator. Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan makan siang bersama. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat dilakukan diseminasi informasi yang meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai diabetes melitus yang menjadi beban kesehatan nasional setiap tahunnya.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *