PROGRAM STUDY OF INTERNAL MEDICINE

Udayana University School of Medicine / Sanglah General Hospital

Loading
  • Kunjungan ke Panti Asuhan

  • Pelantikan Sp.P.D.

  • Mini Simpo

  • BAGUS 2018

  • Pemilihan Wakil Lurah

  • PKB XXX 2022

  • Current
  • Kunjungan ke Panti Asuhan
  • Pelantikan Sp.P.D.
  • Mini Simpo
  • BAGUS 2018
  • Pemilihan Wakil Lurah
  • PKB XXX 2022

PKB XXXIII Ilmu Penyakit Dalam 2025

25 February 2026, by dr. Arika
PKB XXXIII Ilmu Penyakit Dalam 2025

Kegiatan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (PKB) XXXIII Ilmu Penyakit Dalam tahun 2025 merupakan agenda ilmiah tahunan yang diselenggarakan oleh Departemen/KSM Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bekerja sama dengan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. Kegiatan ini mengusung tema “From Evidence to Excellence: Translating Guidelines into Practice in Internal Medicine” yang bertujuan menjembatani kesenjangan antara bukti ilmiah terkini dengan implementasi praktik klinis sehari-hari. PKB XXXIII dilaksanakan pada tanggal 19–21 Desember 2025 yang terdiri atas rangkaian workshop, simposium ilmiah, serta kompetisi akademik. Kegiatan workshop pada 19 Desember 2025 bertempat di Ruang Pertemuan Angsoka 4 RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah dengan topik utama optimalisasi praktik transfusi darah serta tata laksana perioperatif pada pasien geriatri.

Materi yang disampaikan meliputi indikasi klinis transfusi, penatalaksanaan reaksi anafilaksis transfusi, asesmen perioperatif komprehensif pada pasien lanjut usia, stratifikasi risiko kardiovaskular, serta strategi pencegahan komplikasi pulmoner pascaoperasi. Simposium ilmiah diselenggarakan pada 20–21 Desember 2025 di Harris Hotel & Conventions Denpasar yang menghadirkan berbagai topik terkini dalam bidang penyakit dalam. Pada hari pertama, sesi plenary lecture membahas peran kecerdasan buatan dalam pelayanan kesehatan. Sesi simposium meliputi terapi kombinasi penurun lipid pada pasien diabetes, pendekatan komprehensif manajemen penyakit ginjal kronik termasuk penggunaan SGLT2 inhibitor dan sodium zirconium cyclosilicate, kemajuan terapi onkologi kolorektal, pendekatan diagnosis dan tata laksana spondiloartritis, serta update diagnosis dan terapi obesitas termasuk peran farmakoterapi GLP-1 receptor agonist.

Hari kedua simposium menyoroti strategi nutrisi pada pasien geriatri untuk mencegah malnutrisi dan sarkopenia, tata laksana inflammatory bowel disease, peran vitamin D pada penyakit autoimun termasuk systemic lupus erythematosus, pendekatan biopsikososial pada pruritus uremikum penyakit ginjal kronik, tata laksana asma komprehensif, serta pembaruan diagnosis dan manajemen ko-infeksi TB-HIV sesuai rekomendasi WHO.

Selain kegiatan ilmiah, PKB XXXIII juga menyelenggarakan kompetisi akademik INTENS (Interna Udayana Smart) yang ditujukan bagi dokter umum, ko-asisten, dan dokter internship. Kompetisi ini terdiri atas babak penyisihan dan semifinal secara daring, serta babak final yang dilaksanakan bersamaan dengan simposium hari terakhir. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan klinis, penalaran ilmiah, dan daya saing akademik peserta dalam bidang penyakit dalam. Melalui rangkaian kegiatan workshop, simposium, dan kompetisi ilmiah, PKB XXXIII diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, memperkuat kolaborasi multidisiplin, serta mendorong penerapan praktik kedokteran berbasis bukti dalam pelayanan pasien secara optimal. Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara klinisi, akademisi, dan peneliti guna mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

Head Office of internal Medicine Program Study
Angsoka Building 4th floor, Sanglah Hospital, Denpasar, Bali
Telp. (0361) 246274 Fax. (0361) 235982
email: internaudayana@gmail.com